Sertifikasi SNI Proteksi Kelistrikan

Apa Itu Sertifikasi SNI Proteksi Kelistrikan?

Sertifikasi SNI Proteksi Kelistrikan adalah proses penilaian kesesuaian untuk memastikan bahwa perangkat dan sistem proteksi listrik memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dari aspek keselamatan, keandalan, dan kinerja. Proteksi kelistrikan berfungsi melindungi manusia, peralatan, dan instalasi dari bahaya listrik seperti arus lebih, hubung singkat, tegangan lebih, dan kebocoran arus.

Perangkat proteksi yang tidak memenuhi standar berisiko menyebabkan kerusakan peralatan, kebakaran, hingga kecelakaan kerja. Oleh karena itu, penerapan SNI pada perangkat proteksi kelistrikan menjadi sangat penting.

Dasar Regulasi Sertifikasi SNI Proteksi Kelistrikan

Kewajiban sertifikasi SNI proteksi kelistrikan mengacu pada regulasi nasional di bidang ketenagalistrikan dan standardisasi industri. Pemerintah menetapkan SNI untuk produk proteksi listrik tertentu yang memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan dan keandalan sistem.

Perangkat proteksi kelistrikan, baik produksi dalam negeri maupun impor, wajib memenuhi ketentuan SNI sebelum diperdagangkan atau dipasang dalam instalasi listrik.

Jenis Perangkat Proteksi Kelistrikan yang Wajib SNI

Beberapa perangkat proteksi kelistrikan yang umumnya termasuk dalam cakupan SNI antara lain:

  • MCB (Miniature Circuit Breaker)

  • MCCB (Molded Case Circuit Breaker)

  • ELCB / RCD (Earth Leakage Circuit Breaker)

  • Surge Protection Device (SPD)

  • Fuse dan perangkat pengaman listrik lainnya

Setiap perangkat memiliki parameter uji dan standar teknis yang berbeda sesuai fungsi proteksinya.

Proses Sertifikasi SNI Proteksi Kelistrikan

Proses sertifikasi SNI proteksi kelistrikan secara umum meliputi:

  1. Identifikasi standar SNI yang berlaku

  2. Persiapan dokumen teknis dan legal perusahaan

  3. Pengujian produk di laboratorium terakreditasi

  4. Audit pabrik atau sistem mutu (jika dipersyaratkan)

  5. Evaluasi hasil uji oleh Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro)

  6. Penerbitan Sertifikat SNI

  7. Pencantuman tanda SNI pada produk dan kemasan

Pendampingan profesional sangat membantu agar proses sertifikasi berjalan efisien dan sesuai regulasi.

Manfaat Sertifikasi SNI Proteksi Kelistrikan

  • Menjamin keselamatan pengguna dan instalasi listrik

  • Melindungi peralatan dari kerusakan listrik

  • Memenuhi kewajiban hukum di Indonesia

  • Meningkatkan kepercayaan konsumen dan pasar

  • Mendukung keandalan sistem ketenagalistrikan

Kesimpulan

Sertifikasi SNI Proteksi Kelistrikan merupakan langkah penting untuk memastikan perangkat proteksi listrik aman, andal, dan sesuai standar nasional. Kepatuhan terhadap SNI membantu mencegah risiko kecelakaan listrik dan kerusakan sistem.

Biruni Consulting siap mendampingi pengurusan sertifikasi SNI proteksi kelistrikan secara profesional, mulai dari analisis regulasi, persiapan dokumen, pengujian laboratorium, hingga sertifikat SNI diterbitkan. Dengan pengalaman dan pemahaman teknis yang kuat, Biruni Consulting menjadi mitra terpercaya dalam sertifikasi produk proteksi listrik.

Business Consultant

    We have extensive and in-depth knowledge of businesschallenges in Indonesia, and coupled with the experience of our expert consultants in dealing with global and national brands and institutions, makes us the viable partner for you.

    Add Your Comments

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *