Mengatasi Kendala Sertifikasi Postel

Sertifikasi Postel merupakan langkah wajib bagi setiap perangkat telekomunikasi sebelum diproduksi, diimpor, atau diedarkan di Indonesia. Meski proses ini jelas, banyak pelaku usaha mengalami kendala sertifikasi Postel, seperti penolakan dokumen, pengujian laboratorium tertunda, atau ketidaktahuan prosedur terbaru.

Mengatasi kendala ini penting agar perangkat dapat cepat dan sah beredar di pasar.

Kendala Umum Sertifikasi Postel

  1. Dokumen Tidak Lengkap atau Tidak Konsisten

    • Laporan uji, datasheet, manual, atau label produk tidak sinkron.

    • Dokumen perusahaan tidak sesuai dengan OSS atau NIB.

  2. Pengujian Laboratorium Tertunda

    • Laboratorium yang digunakan belum terverifikasi DJID/SDPPI.

    • Uji RF atau EMC gagal atau perlu pengulangan.

  3. Kesalahan Klasifikasi Perangkat

    • Salah menentukan jenis perangkat atau modul yang wajib sertifikasi.

    • Menggunakan skema sertifikasi yang tidak sesuai (full approval vs family approval).

  4. Perubahan Regulasi yang Kurang Dipahami

    • Pemohon belum memahami peraturan terbaru Kominfo/Komdigi.

    • Tidak menyesuaikan dokumen atau prosedur sesuai regulasi terbaru.

  5. Kurangnya Koordinasi dengan Konsultan atau Laboratorium

    • Pemohon mencoba mengurus sendiri tanpa pengalaman.

    • Proses menjadi lambat atau sering ditolak.

Cara Mengatasi Kendala Sertifikasi Postel

1. Persiapkan Dokumen Secara Lengkap dan Konsisten

  • Laporan uji harus sesuai model perangkat

  • Datasheet dan manual harus sinkron dengan hasil uji

  • Label produk dan dokumen perusahaan lengkap dan valid

2. Gunakan Laboratorium Terverifikasi

  • Pastikan laboratorium telah terdaftar di DJID/SDPPI

  • Gunakan laboratorium berpengalaman untuk RF, EMC, dan safety testing

3. Klasifikasi Perangkat dengan Tepat

  • Tentukan modul komunikasi dan kategori perangkat sesuai regulasi

  • Pilih skema sertifikasi yang tepat untuk menghindari pengulangan proses

4. Ikuti Regulasi Terbaru

  • Pelajari peraturan Kominfo terbaru, seperti Permenkominfo terbaru

  • Pastikan semua dokumen dan prosedur sesuai ketentuan

5. Gunakan Pendampingan Konsultan Profesional

  • Konsultan berpengalaman dapat memeriksa dokumen sebelum pengajuan

  • Membantu koordinasi laboratorium dan sistem online DJID/SDPPI

  • Memastikan proses sertifikasi berjalan cepat, lancar, dan minim risiko

Kesimpulan

Kendala sertifikasi Postel umum terjadi karena dokumen tidak lengkap, laboratorium tidak valid, kesalahan klasifikasi, dan kurangnya pemahaman regulasi. Mengatasi masalah ini membutuhkan persiapan dokumen yang tepat, laboratorium terverifikasi, dan pendampingan profesional.

Biruni Consulting menyediakan layanan pendampingan sertifikasi Postel secara menyeluruh, mulai dari verifikasi dokumen, klasifikasi perangkat, koordinasi laboratorium, hingga pengajuan resmi ke DJID/SDPPI. Dengan Biruni Consulting, proses sertifikasi Postel menjadi lebih cepat, efisien, dan patuh regulasi.

Business Consultant

    We have extensive and in-depth knowledge of businesschallenges in Indonesia, and coupled with the experience of our expert consultants in dealing with global and national brands and institutions, makes us the viable partner for you.

    Add Your Comments

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *